Engineering Discuss: Merajut Inovasi Manufaktur Bersama Society of Manufacturing Engineer ITS

Dalam atmosfer intelektual yang penuh semangat inovasi, Sekretaris Jenderal IKA PPNS Bapak Setyo Wahyu Handoni tampil sebagai narasumber inspiratif di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kehadiran beliau menjadi momentum penting bagi mahasiswa dan insan akademik untuk membuka cakrawala baru mengenai masa depan industri dan tantangan global yang harus dihadapi bersama.
Di hadapan peserta, beliau menyampaikan pemahaman yang tegas dan visioner mengenai urgensi transformasi industri di Indonesia, melalui materi berikut:
“Dunia sedang menghadapi Krisis Lingkungan Global yang disebut Triple Planetary Crisis. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah dengan membuat beberapa kebijakan yaitu Industri Hijau, Ekonomi Sirkular, Energi Baru Terbarukan, Manajemen Air dan Konservasi Air, Konservasi Pesisir Pantai dan Lahan Pertanian. Industri Manufactur di Indonesia harus mulai mempersiapkan diri dalam menerapkan Industri Hijau dan Pelaporan Emisi karena sesuai UU No 3 tahun 2014 akan diberlakukan wajib secara bertahap. Industri Hijau tidak hanya berfokus menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca akan tetapi juga meningkatkan Daya Saing dan Efisiensi Industri.”
Melalui sesi yang interaktif dan penuh gagasan kritis, Bapak Setyo menegaskan bahwa masa depan manufaktur Indonesia tidak dapat lagi berjalan dengan paradigma lama. Dunia bergerak cepat, perubahan iklim semakin nyata, dan transformasi hijau bukan lagi pilihan—melainkan keharusan.
Beliau mengajak generasi muda engineers ITS untuk berdiri di garis depan perubahan: menjadi pelopor teknologi bersih, penggerak ekonomi sirkular, dan pemimpin masa depan dalam menciptakan industri yang lebih cerdas, kompetitif, dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *